Menu
PAHLAWAN NASIONAL

Abdul Halim Perdana Kusuma, Marsma TNI ANM

Lahir : 18 November 1922, Sampang
Meninggal : 14 Desember 1947, Perak, Malaysia
Berdasarkan: Keppres No. 163/TK/TH. 1975, 9 Agustus 1975

Abdul Halim Perdana Kusuma pernah memperkuat Angkatan Udara RI yang baru didirikan di Yogyakarta dan giat memperbaiki pesawat terbang rongsokan peninggalan Jepang dan melatih calon penerbang AURI. Ikut serta dalam penerbangan percobaan dengan pesawat AURI bernomor satu pada tanggal 23 April 1946 di udara Jakarta, mendarat di Kemayoran, terus ke Sumenep, Madura dan Malang. Halim Perdana Kusuma sebagai Komodor selalu menjadi pendamping Kepala Staf AURI dan melatih pasukan penerjun payung dengan menggunakan Dakota.

Setelah Adisutjipto yang menjabat sebagai Wakil Kepala Staf AURI gugur, Halim diangkat sebagai penggantinya. Halim kemudian memimpin operasi pemboman ke kota Ambarawa, Salatiga dan Semarang yang waktu itu diduduki Belanda. Pernah ditugaskan membangun AURI di Bukittinggi, pekerjaan tersebut sangat berat, karena harus mampu menembus blockade Belanda terutama bila berhubungan dengan luar negeri, guna membeli perlengkapan persenjataan dan obat-obatan, namun tetap diselesaikan dengan baik.

Pada tanggal 17 Oktober 1947, memimpin penerjunan pasukan payung di daerah Kalimantan. Tanggal 14 Desember 1947 ditugaskan menerbangkan AVRON ANSOR RI-003 dari Muang Thai ke Indonesia. Pada saat melakukan penerbangan dari Muang Tha menuju Singapura untuk mengambil obat-obatan, di sekitar Malaysia, udara sangat buruk. Ketika pesawat akan melakukan pendaratan darurat sayap pesawat menabrak pohon dan patah dan kemudian meledak. Kecelakaan tersebut terjadi di Labuan Bilik Besar antara Tanjung Hantu Teluk Senangin, Pantai Lumut, Malaysia. Halim bersama Opsir Iswahyudi gugur dalam malapetaka tersebut.

Nilai Kepribadian Luhur yang Dimiliki

Sepanjang kariernya terus berbakti tiada henti kepada negeri terutama melalui AURI. Pengabdiannya kepada AURI tak tanggung-tanggung, selalu melakukan yang terbaik untuk tanah air dan bangsanya sampai ajal menjelangnya.

IKATAN KELUARGA PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA

Meneguhkan Persatuan Bangsa yang Berdaulat, Adil, dan Makmur

WEB TERKAIT

Informasi

Hubungi Kami

Kementerian Sosial, Gedung C, Lantai Dasar
Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat
IKPNI.com merupakan situs resmi yang diakui oleh Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia. Seluruh konten serta opini dalam situs ini berdasarkan fakta-fakta yang tersedia, namun tidak mewakili pendapat Inspira Mediatama. Konten dalam situs ini sebaiknya tidak dijadikan dasar oleh pembaca dalam mengambil keputusan komersial, hukum, finansial, atau lainnya. Pada artikel yang sifatnya umum, pembaca disarankan mencari pendapat dari profesional sebelum menanggapi dan mengoreksi konten informasi yang dipublikasi jika mungkin tidak sesuai dengan pandangan pembaca. Publisher tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian yang tayang, bagaimanapun disebabkan. Website ini dibuat untuk IKPNI dengan hak cipta. Kepemilikan merek dagang diakui. Dilarang menyalin, menyimpan, atau memindahkan dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari publisher.
Kilas Sejarah Hari Ini
1 Desember 1956

Mohammad Hatta mengundurkan diri sebagai Wapres RI

Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia Mohammad Hatta resmi mengundurkan diri dari kursi wakil presiden setelah surat pengunduran dirinya diterima oleh DPR kala itu. Sebelumnya pada 20 Juli 1956 Hatta telah mengirim surat pengunduran diri namun ditolak secara halus oleh DPR....

Selengkapnya...
Mohammad Hatta mengundurkan diri sebagai Wapres RI ( 1 Desember 1956 )
1
"Hallo, Admin. Website IKPNI."
Powered by