Mengenang Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo, Tokoh Perumus Konstitusi yang Namanya Kini Diabadikan di STIK
Menghidupkan Warisan Pemikiran Salah Satu Arsitek Konstitusi Indonesia
Jakarta 11 Maret 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia meresmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di lingkungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan. Peresmian ini menjadi bentuk penghormatan terhadap salah satu tokoh besar bangsa yang pemikirannya turut membentuk dasar-dasar ketatanegaraan Republik Indonesia.
Nama Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo tercatat dalam sejarah sebagai salah satu tokoh penting dalam proses perumusan dasar negara dan konstitusi Indonesia. Dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tahun 1945, Soepomo menyampaikan gagasan tentang negara yang berlandaskan persatuan dan semangat kekeluargaan, yang kemudian menjadi bagian penting dalam pembentukan Undang-Undang Dasar 1945.
Sebagai seorang ahli hukum tata negara, Soepomo tidak hanya memberikan sumbangan pemikiran dalam masa menjelang kemerdekaan, tetapi juga berperan dalam membangun sistem hukum dan kelembagaan negara setelah Republik Indonesia berdiri. Kontribusinya juga tercatat dalam pengembangan pendidikan kepolisian di Indonesia. Kehadirannya dalam lingkungan akademik kepolisian membantu menanamkan pentingnya pendekatan ilmiah dalam pengembangan institusi keamanan negara.
Peresmian pusat studi yang menggunakan namanya diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan pemikiran dan penelitian yang mendukung lahirnya kebijakan kepolisian yang berbasis ilmu pengetahuan dan data.
Bagi Ikatan Keluarga Pahlawan Indonesia (IKPNI), pengabdian tokoh-tokoh bangsa seperti Raden Soepomo merupakan bagian dari warisan sejarah yang harus terus dikenang dan dipelajari. Para pendiri bangsa tidak hanya mewariskan kemerdekaan, tetapi juga gagasan besar tentang bagaimana negara ini harus dibangun dan dijalankan.
Melalui penguatan kajian akademik terhadap pemikiran tokoh-tokoh bangsa, generasi penerus diharapkan dapat memahami bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari pemikiran yang matang, dialog yang mendalam, serta komitmen kuat untuk membangun negara yang berdaulat, adil, dan berlandaskan hukum.
Komjen Dedi Prasetyo memberikan ucapan
Dipandu Kepala STIK Irjen Eko Rudi Sudarto, Komjen Dedi mengajak keluarga Profesor Raden Soepomo berkeliling untuk melihat fasilitas-fasilitas gedung
Wakapolri Komjen Dedy Prasetyo diapit oleh cucu putri dari Mr Supomo; Indra dan Andri. Terlihat pula cucu putra Mr Supomo, Bambang bersama Kepala STIK Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto.
Peresmian Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di PTIK menjadi salah satu upaya untuk terus menghidupkan warisan pemikiran para pendiri bangsa, agar nilai-nilai yang mereka perjuangkan tetap menjadi pedoman dalam perjalanan Republik Indonesia
sumber :
– IKPNI
-Foto dari Humas polri






