Menu
PAHLAWAN NASIONAL

Zainal Moestafa, K.H

Berdasarkan: Keppres No. 064/TK/TH. 1972, 6 November 1972

Zainal Mustafa diasuh dan dibesarkan dalam keluarga petani yang taat beragama. Pendidikan SR kemudian pendidikan ilmu agama di Pondok Pesantren Gunung Pari, Pondok Pesantren Cilenga dan Pondok Pesantren Sukamiskin Bnadung. Pada tahun 1927 mendirikan Pondok Pesantren Sukamanah di Kampung Cikembang. Kemudian kampong tersebut berubah namanya menjadi kampung Sukamanah sesuai dengan nama pesanten yang didirikannya. KH Zainal Musthafa menjdi pemimpin dan oanutan umat yang berbudi luhur, karismatik, patriotic, dan berpandangan jauh ke depan. Pada tahun 1933 masuk Jami’iah NU dan diangkat sebagai wakil rois syuriah NU cabang tasikmalaya. KH. Zainal Musthafa menerjemahkan beberapa kitab berbahasa Arab ke dalam bahasa Sunda yang bagus dan indah. Kitab tersebut mencakup pelajaran Syariat, ilmu bahasa Arab antara lain Hikmah, filsafat dan sejarah. Melalu pidato-pidatonya, gencar menyuarakan perlawanan tehadap Belanda. Pada 1941 bersama beberapa pengikutnya ditangkap Belanda dan dipenjarakan di Sukamiskin Bandung selama 53 hari tanpa pernah diajukan ke Pengadilan. Setelah bebas, kepada keluarga, santri dan masyarakatnya menghimbau agar waspada terhadap Jepang. Pada 24 Februari 1944, jepang mengirim pasukan untuk menangkapanya, namun dikepung barisan Sukamanah di bawah panglima Najmuddin. Pondok pesantren Sukamanah dikepung Jepang hingga terjadi pertempuran yang sangat dahsyat. KH Zainal Musthafa bersama puluhan pendukungnya akhirnya dipenjarakan di Sukamiskin Bandung dan Cipinang Jakarta.KH Zainal Musthafa dibunuh di Jkaarta pada tanggal 25 Oktober 1944. Makamnya baru diketemukan pada tanggal 23 Maret 1970 di Ancol, Jakarta dan kerangka jenazahnya beserta 17 orang pengikutnya dipindahkan pada tanggal 25 Agustus 1973 ke Makam Pahlawan Sukamanah Kabupaten Tasikmalaya.

Nilai Kepribadian Luhur yang Dimiliki

Pejuang religius, ulama kharismatik yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan serta sifat taat, tanah, qona’at dan saja’ah yang dimilkinya.

IKATAN KELUARGA PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA

Meneguhkan Persatuan Bangsa yang Berdaulat, Adil, dan Makmur

WEB TERKAIT

Informasi

Hubungi Kami

Kementerian Sosial, Gedung C, Lantai Dasar
Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat
IKPNI.com merupakan situs resmi yang diakui oleh Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia. Seluruh konten serta opini dalam situs ini berdasarkan fakta-fakta yang tersedia, namun tidak mewakili pendapat Inspira Mediatama. Konten dalam situs ini sebaiknya tidak dijadikan dasar oleh pembaca dalam mengambil keputusan komersial, hukum, finansial, atau lainnya. Pada artikel yang sifatnya umum, pembaca disarankan mencari pendapat dari profesional sebelum menanggapi dan mengoreksi konten informasi yang dipublikasi jika mungkin tidak sesuai dengan pandangan pembaca. Publisher tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian yang tayang, bagaimanapun disebabkan. Website ini dibuat untuk IKPNI dengan hak cipta. Kepemilikan merek dagang diakui. Dilarang menyalin, menyimpan, atau memindahkan dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari publisher.
Kilas Sejarah Hari Ini
20 Oktober 2004

Susilo Bambang Yudhoyono dilantik menjadi Presiden ke-6 Indonesia

Susilo Bambang Yudhoyono beserta wakilnya Jusuf Kalla resmi dilantik sebagai presiden ke enam Republik Indonesia untuk periode pertama setelah menang dalam Pemilu 2004 mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi.

Selengkapnya...
Susilo Bambang Yudhoyono dilantik menjadi Presiden ke-6 Indonesia ( 20 Oktober 2004 )
1
"Hallo, Admin. Website IKPNI."
Powered by