Menu
PAHLAWAN NASIONAL

Gatot Subroto, Jend.

Berdasarkan: Keppres No. 222 Tahun 1962, 18 Juni 1962

Saat Jepang datang ke Indonesia, bergabung dengan PETA, menjalani pendidikan di Bogor. Usai pendidikan diangkat menjadi Chundanco (Komandan Kompi) untuk wilayah Sumpiyuh, Banyumas. Setelah proklamasi Kemerdekaan, karir militernya terus berkembang. Ketika TKR dibentuk, diangkat sebagai Kepala Siasat Divisi V di bawah Kolonel Sudirman dan mendampinginya dalam pertempuran di Ambarawa.

Setelah pengakuan kedaulatan RI, Gatot Subroto diberi amanat sebagai Panglima Tentara dan Teritorim Jawa Tengah di Semarang untuk memulihkan keamanan akibat gangguan pemberontakan DI/TII. Pada tahun 1953, dipindah tugaskan ke Makassar sebagai Panglima Tentara dan Teritorium VII Wirabuana, dan menumpas pemberontakan yang dipimpin Kahar Muzakar. Dalam tugas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, Gatot menindak pemberontakan PRRI/PERMESTA di Sumatera Barat dan Sulawesi Utara.

Perhatiannya terhadap pendidikan militer cukup besar, antara lain gagasannya untuk mendirikan Akademi Militer Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI). Gagasan tersebut kemudian terwujud. Jenderal Gatot Subroto adalah Pangdam pertama Diponegoro. Jenderal Gatot Subroto dikaruniai 6 orang anak, 2 putri dan 4 putra.

Mendapat 18 tanda jasa dan dimakamnya ditancapkan bendera merah putih dengan tiang bamboo runcing oleh Ketua Dewan Harian Nasional 45, Bapak H. Jend. Surono. Beberapa monumen Jenderal Gatot Subroto dibangun, lokasinya antara lain : Palagan Ambarawa Purwokerto, RSPAD Gatot Subroto, PALAD (Peralatan Angkatan Darat) Lapangan Kopasus Tegal, AKABRI Magelang, Yatim Piatu Gatot Subroto Semarang.

Nilai Kepribadian Luhur yang Dimiliki

Jenderal berkumis tebal, berjenggot Indah dan selalu memegang cangklong ini seperti ayah bagi anak buahnya, bahkan mendapat julukan Bapak Asrama TNI karena kepedulian terhadap kesejahteraan anak buahnya. Kebiasan memanggil ‘monyet’ pada orang dekatnya merupakan kenangan dan keindahan tersendiri bagi yang mendengarnya.

IKATAN KELUARGA PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA

Meneguhkan Persatuan Bangsa yang Berdaulat, Adil, dan Makmur

WEB TERKAIT

Informasi

Hubungi Kami

Kementerian Sosial, Gedung C, Lantai Dasar
Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat
IKPNI.com merupakan situs resmi yang diakui oleh Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia. Seluruh konten serta opini dalam situs ini berdasarkan fakta-fakta yang tersedia, namun tidak mewakili pendapat Inspira Mediatama. Konten dalam situs ini sebaiknya tidak dijadikan dasar oleh pembaca dalam mengambil keputusan komersial, hukum, finansial, atau lainnya. Pada artikel yang sifatnya umum, pembaca disarankan mencari pendapat dari profesional sebelum menanggapi dan mengoreksi konten informasi yang dipublikasi jika mungkin tidak sesuai dengan pandangan pembaca. Publisher tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian yang tayang, bagaimanapun disebabkan. Website ini dibuat untuk IKPNI dengan hak cipta. Kepemilikan merek dagang diakui. Dilarang menyalin, menyimpan, atau memindahkan dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari publisher.
Kilas Sejarah Hari Ini
21 April 1879

Hari Lahir R.A. Kartini

Dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional yang dikenal gigih memperjuangkan emansipasi wanita indonesia kala ia hidup. Karena kegigihannya itulah hari lahirnya kemudian diperingati sebagai hari Kartini untuk menghormati jasa-jasanya pada bangsa Indonesia.

Selengkapnya...
Hari Lahir R.A. Kartini ( 21 April 1879 )
1
"Hallo, Admin. Website IKPNI."
Powered by